‎‎1300

Pusaka Kemenag Championship 2026 Digelar di Bangka Barat, Mansabar Juara Umum III

  • Bagikan
Caption : Pencak Silat Mansabar Juara Umum III Pusaka Kemenag Championship 2026 Digelar di Bangka Barat. (Ist)
Caption : Pencak Silat Mansabar Juara Umum III Pusaka Kemenag Championship 2026 Digelar di Bangka Barat. (Ist)

BABELHITS.COM — Kejuaraan Pusaka Kemenag Championship 2026 yang digelar di GOR Sejiran Setason, Bangka Barat berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan atlet pencak silat dari seluruh kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh MAN 1 Bangka Barat dan mendapat dukungan dari Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu 15 Febuari 2026, berjalan aman dan lancar hingga penutupan.

Kejuaraan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman serta dihadiri unsur Forkopimda Bangka Barat dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Pusaka Kemenag Championship 2026, Tus Respati, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembinaan karakter dan persatuan.

“Kami menyelenggarakan kejuaraan ini dengan tujuan menjadikan pencak silat sebagai wadah menggapai prestasi sekaligus mempersatukan umat dalam keberagaman,” ujar Tus Respati.

Sebanyak 46 kontingen ambil bagian dan bersaing secara sportif untuk memperebutkan podium tertinggi di masing-masing kategori. Sebagai tuan rumah, kontingen Mansabar mencatatkan hasil membanggakan dengan meraih 11 medali terdiri dari 3 emas, 3 perak dan 5 perunggu dari 12 atlet yang diturunkan dan menempati peringkat juara umum ketiga kategori remaja.

Pelatih Pencak Silat Mansabar, M. Sayyid Faza, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang matang.

“Kami sebagai tuan rumah melakukan persiapan secara maksimal untuk menyambut seluruh kontingen. Alhamdulillah, hasilnya atlet Mansabar berhasil menyabet 11 medali dan meraih juara umum tiga kategori remaja,” katanya.

Melalui kejuaraan ini, panitia menilai banyak muncul atlet-atlet muda potensial yang siap berprestasi sekaligus melestarikan seni bela diri pencak silat sebagai budaya asli Indonesia. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *